Kamis, 05 Juli 2012

PAGARNUSA BENTENG NU


Bekasi, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, meminta Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) Pagar Nusa bisa benar-benar menjadi benteng organisasi. Pagar Nusa diharapkan bisa membentengi NU dari gerusan aliran di luar ahlussunnah wal jamaah.

Ini disampaikan Kiai Said saat membuka festival dan kejuaraan pencak silat Pagar Nusa di OSO Sport Center, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/4). Kelompok yang beraliran di luar ahlussunnah wal jamaah, menurut Kiai Said saat ini semakin menunjukkan kebenciannya terhadap NU.

"Tidak menjalankan diba'iyah, tidak suka ziarah kubur dan tidak suka maulud, kalau sekedar tidak suka dan tidak melakukan tindakan apapun, biarkan. Tapi kalau sudah menghina, mem-bid'ah-bid'ah-kan  dan mencaci maki, kita bisa mengambil tindakan," tegas Kiai Said disambut teriakan kata siap dari ratusan pendekar Pagar Nusa.

Lebih lanjut Pagar Nusa diminta juga bisa berperan lebih luas untuk melindungi Islam dari gerusan berbagai macam aliran dari luar, seperti sekularisme dan wahabi atau salafi yang merupakan ektrem kanan.

"Wahabi itu dulu, sekarang namanya sudah ganti menjadi salafi," tandas Kiai Said.

Pagar Nusa, masih kata Kiai Said, juga diharapkan bisa membentengi NU tidak hanya melalui kemampuan bela dirinya, melainkan tindakan pelestarian budaya. Kesenian dan budaya dinilai sebagai bagian dari aliran ahlussunnah wal jamaah yang tidak bisa dipisahkan, karena menjadi perantara Wali Songo dalam penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di tanah Jawa.

Sementara Ketua Umum IPS-NU Pagar Nusa KH Fuad Anwar, menyampaikan kesiapannya untuk organisasi yang dipimpinnya menjadi benteng NU. Mengenai festival dan kejuaraan pencak silat yang digelar mulai tanggal 2 hingga 5 April mendatang, dilaporkan diikuti oleh sekitar 450 pendekar dari 23 provinsi se Indonesia.

"Yang membuat kami bangga, sebagian besar peserta berusia rata-rata empat belas tahun. Mereka kader-kader luar biasa, yang tentunya dua puluh tahun mendatang kita harapkan bisa menjadi pewaris bangsa ini," ungkap Kiai Fuad.

Dalam pembukaan festival dan kejuaraan pencak silat Pagar Nusa, hadir pula di antaranya Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Helmi Faisal Zaini, Ketua BPN Kabupaten Bekasi Budi Suryanto, serta sejumlah pengurus PCNU Kabuaten Bekasi. Tamu undangan diusuguhi juga peragaan olah tenaga dalam dan praktek pengobatan alternatif pendekar Pagar Nusa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar